Media Sosial

H A R I

Menuju PEMILU

2019

AGENDA KPU

10 Agustus 2018

Menerima Kunjungan KPU Jeneponto

PENGUMUMAN

Selengkapnya

RPP "SEGARE ANAQ"

  • Poster
  • Infografis
  • e-Dokumen
  • Perpustakaan
  • Miniatur 3 Dimensi
  • Audio Visual

PUSAT DATA / INFORMASI

- Jaringan Dokumentasi & Informasi Hukum

- Informasi Penyelenggara Pemilu

- Informasi Logistik Pemilu

- Penghitungan Suara

- Penggantian Antar Waktu

- Sisitem Informasi Pemilih

- Sistem Partai Politik

SOSIALISASI PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT SERTA BUPATI DAN WAKIL BUPATI LOMBOK TIMUR TAHUN 2018

Humas

Dalam memberikan suara di TPS pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) menunjukkan formulir Model C6-KWK dan menunjukkan KTP-El atau Surat Keterangan (Suket) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  Dalam hal pemilih yang terdaftar di DPT namun tidak dapat menunjukkan KTP-El atau Suket, diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dengan ketentuan petugas KPPS memastikan bahwa formulir Model C6-KWK yang dibawa sesuai dengan pemilih yang bersangkutan.  Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Lombok Timur, Muh. Saleh pada sosialisasi PEMILIHAN GUBERNUR, WAKIL GUBERNUR NTB SERTA BUPATI dan WAKIL BUPATI LOMBOK TIMUR 2018, Sabtu (9/6/2018) di aula KPU Lombok Timur.

 

Kemudian berkaitan dengan tahap kampanye, Muh. Saleh menyampaikan bahwa kampanye dimulai sejak  tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018.  Sedangkan masa tenang dan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) akan dilaksanakan pada 24 sampai dengan 26 Juni 2018.  Selanjutnya mengenai dana kampanye disampaikan oleh Muh. Saleh bahwa satu Paslon maksimal menghabiskan dana kampanye sekitar 39 Miliar. 

 

Sedikit tambahan mengenai kampanye yaitu kampanye melalui radio dan televisi.  “Untuk kampanye melalui radio dibatasi maksimal 60 detik dan kampanye melalui televisi dibatasi maksimal 30 detik,” ungkap Muh. Saleh.  Kampanye melalui media elektronik akan dimulai 10 Juni 2018 sampai dengan 23 Juni 2018.

 

Selain itu, pada kesempatan yang sama Muh. Saleh menyampaikan bahwa ada ketentuan yang berbeda bagi pemilih yang terdaftar di DPT dengan yang tidak terdaftar dalam DPT. Pemilih yang masuk dalam DPT akan dilayani dari pukul 07.00 WITA sampai dengan 13.00 WITA sedangkan yang tidak termasuk dalam DPT akan dilayani dari pukul 12.00-13.00 WITA. 

 

Kemudian sosialisasi dilanjutkan dengan penjelasan mengenai kriteria surat suara sah dan tidak sah yang dijelaskan langsung oleh Muh. Saleh.  Yang perlu menjadi perhatian adalah surat suara yang dilipat saat dicoblos.  Surat suara dianggap sah apabila tanda coblos yang tembus merupakan hasil coblos surat suara dalam keadaan terlipat, sehingga hasil kedua coblosan terletak pada satu garis lurus dan simetris dari lipatan surat suara sepanjang tidak mengenai kolom pasangan calon lain.

 

Sosialisasi berlangsung alot karena dipenuhi pertanyaan oleh para peserta yang hadir.  Sebagian besar pertanyaan yang mengemuka adalah mengenai ketentuan pada saat hari pencoblosan yaitu diharuskannya pemilih membawa Formulir Model C6-KWK dan KTP-el atau Suket.  Namun berdasarkan penjelasan Muh. Saleh diketahui bahwa pemilih yang terdaftar di DPT namun tidak dapat menunjukkan KTP-El atau Suketnya, diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dengan ketentuan petugas KPPS memastikan bahwa formulir Model C6-KWK yang dibawa sesuai dengan pemilih yang bersangkutan.

 

Kadiv SDM dan Parmas, Drs. H. Musa Al Hady dalam kesempatan yang sama mengingatkan bahwa pentingnya bagi masyarakat untuk memiliki KTP-El.  Selain itu Drs. H. Musa Al Hady juga menyampaikan mengenai Formulir Model C6, “formulir Model C6 sekarang namanya adalah surat pemberitahuan bukan lagi surat undangan,” kata Drs. H. Musa Al Hady. 

 

Selanjutnya Kadiv Logistik, M. Lutfi Syarifuddin menambahkan bahwa penyelenggara mengharapkan Pilkada 27 Juni 2018 dilaksanakan dengan sukses dan berkualitas.  Namun kualitas tersebut dapat tercapai jika seluruh masyarakat Lombok Timur berkoordinasi mensukseskan Pilkada bersama.  Kemudian berkaitan dengan anggaran, M. Lutfi Syarifuddin mengatakan bahwa anggaran yang digunakan dalam proses Pilkada 2018 adalah 42 Miliar. 32 Miliar dari pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur, sedangkan 10 Miliar dari pemerintah Provinsi NTB. 

 

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Ketua KPU Lombok Timur, Kadiv SDM dan Parmas, Kadiv Logistik, SPSI, guru-guru PPKN di Lombok Timur, pemuda NU, pemuda Muhammadiyah, perwakilan BEM, mahasiswa, jurnalis dan beberapa lapisan masyarakat.  (Humas KPU Lotim)

 

KPU Lombok Timur

Alamat: Jl MT Haryono No7 Selong, 83612

Telp: (0376)

Fax: (0376)

@2018 KPU Lotim. Hak cipta dilindungi undang-undang