• Hasil Pemilu

  • Agenda KPU

    • 6 September 2017, Sosialisasi Pemilih Pemula
    • 7 September 2017, FGD Periode II
    • 9 September 2017,
  • Publikasi

    INFOGRAFIS

    POSTER

    BULLETIN

JDIH

JARINGAN DOKUMENTASI & INFORMASI HUKUM

INFORMASI PENYELENGGARA PEMILU

INFORMASI LOGISTIK PEMILU

PENGHITUNGAN SUARA

PENGGANTIAN ANTAR WAKTU

SISTEM INFORMASI PEMILIH

SIPOL

RPP LOMBOK TIMUR

Submitting Form...

The server encountered an error.

komentar@kpu-lomboktimurkab.go.id

Reportase Verifikasi Faktual Parpol Peserta Pemilu 2019. Bagian 2: Kecamatan Keruak

Berita | 03 Januari 2018 | Humas


Sabtu 23 Desember sekitar pukul 11.30.  Tim 5 yang terdiri dari Islahun Naili, Maswan, Abdul Aziz dan Dedi Bimaryanto yang dipimpin langsung oleh Divisi Logistik dan Keuangan, M Luthfi Syarifuddin, melakukan persiapan terakhir untuk berangkat ke Kecamatan Keruak.  Berkas surat pernyataan dan peralatan dokumentasi diperiksa kembali meskipun sejak awal sudah dimasukkan ke kendaraan. 

 

Ketua tim sekali lagi mengingatkan pesan Ketua KPU Lombok Timur untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan aturan.  Bahwa apapun kondisi dan situasinya, tim harus berusaha menyelesaikan tugas mendatangi 7 desa sampel untuk menemui 8 orang anggota parpol.  Sampai selesai, karena tugas berikutnya di kecamatan lain, sudah menunggu untuk verifikasi keesokan harinya.    

 

Setelah memeriksa daftar nama sasaran verifikasi dan nama Desa serta Dusunnya, tim memutuskan untuk bergerak pertama kali ke Dusun Rungkang Desa Batu Putik untuk menemui Mas Edi Kurnia.  Dengan ditemani salah seorang anggota PPS setempat, tim tidak menemukan hambatan berarti saat mencari Mas Edi.  Akan tetapi, orang yang akan kami temui ternyata telah pindah domisili ke kecamatan lain sejak menikah.  Tim hanya bertemu dengan orang tuanya yang pada saat itu juga mencoba menghubungi melalui telpon.  Mas Edi sendiri mengaku tidak tahu menahu tentang keberadaannya sebagai anggota partai sehingga belum berani mengambil sikap, apakah akan mendukung atau tidak.

 

Tim kemudian memutuskan untuk berkonsultasi dengan operator di KPU Lombok Timur untuk mengetahui keabsahan dukungannya.  Setelah berkonsultasi, akhirnya diputuskan bahwa Mas Edi masuk dalam kategori “tidak bertemu” dengan diperkuat oleh kesaksian orang tuanya.

 

Tujuan berikutnya adalah menemui Nurul Muhdiyana di Dusun Setungkep Desa Setungkep Lingsar.  Meskipun jarak Desa Batu Putik dengan desa ini cukup dekat, tetapi karena jalanan dalam kondisi becek dan berlumpur, tim memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sana.  Tim bertemu dengan PPS setempat di kawasan Dusun Setungkep dan menjelaskan bahwa tidak ada orang bernama Nurul Muhdiyana di wilayah itu sama seperti pengakuan Kadus Setungkep dan Ketua RT, bahwa tidak ada warganya yang bernama Nurul Muhdiyana.  Menurutnya, ada kemungkinan parpol mencantumkan nama panggilan berdasarkan anak tertua dari orang yang dianggap Nurul Muhdiyana.  Sementara karena hasil photokopi KTP dan KTA menampilkan gambar yang kurang jelas, Kadus dan RT tidak bisa berbuat lebih banyak untuk membantu tim.  Tim menyimpulkan sebagai “tidak bertemu” dalam verifikasinya.

 

Selanjutnya tim bergerak ke Dusun Dasan Baru Desa Keruak dan dilanjutkan ke Dusun Montong Renggi Desa Montong Belai.  Di kedua tempat ini tim tidak menemukan kesulitan karena kedua-duanya memang mengaku sebagai anggota partai dan dinyatakan “memenuhi syarat”

 

Di Dusun berikutnya yang dikunjungi tim, yakni Dusun Lungkaq Desa Ketapang Raya, terjadi sedikit masalah karena menurut anggota PPS setempat, nama yang terdaftar dalam daftar verifikasi KPU yakni Abdul Gani dimiliki oleh tiga orang yang berbeda.  Tim memutuskan untuk mencari ketiganya hingga bisa bertemu dan mengambil kesimpulan. 

“Abdul Gani” pertama dan kedua yang ditemui ternyata tidak mengakui.  Barulah saat bertemu dengan “Abdul Gani” ketiga, tim menemukan titik terang karena memang dia mengaku sebagai anggota parpol.  Kesimpulannya adalah “memenuhi syarat”.  Beberapa anggota tim sempat bercanda dengan mengatakan, “kenapa bukan orang ini yang kita cari pertama kali,” katanya.  Hehe….sabar meton.

 

Jarum jam menunjukkan pukul 17.00 saat akan bergerak ke Desa Tanjung Luar.  Di desa ini ada dua orang anggota masyarakat yang dijadikan sampel, yang secara kebetulan juga, berdomisili di Dusun yang sama.  Tim tidak menemukan orang pertama yang dikunjungi, sementara orang kedua atas nama Tetek berhasil diwawancarai dengan kesimpulan “memenuhi syarat.”

 

Tepat pukul 18.30, daftar anggota partai yang akan diverifikasi tinggal satu orang, yakni Lalu Hafizan yakni warga Dusun Selebung Desa Selebung Ketangga.  Di tempat ini, tim tidak bertemu Lalu Hafizan karena yang bersangkutan ternyata sejak satu tahun terakhir ini telah bekerja di luar negeri.  Dengan disaksikan oleh salah seorang tetangganya, sasaran verfikasi dinyatakan “tidak bertemu.”

 

Ikuti Bagian Tiga dari reportase verifikasi faktual di kecamatan lainnya dengan berbagai macam keseruannya.  Selamat membaca. (Humas)

( Humas )

BACA YANG LAIN

ARTIKEL

PENGUMUMAN REKRUTMEN

ANGGOTA PPK & PPK KPU

1. Pengumuman Pendaftaran

Tanggal 8 hingga 12 Oktober 2017 (PPK).

Tanggal 19 hingga 25 Oktober 2017 (PPS)

 

2. Penerimaan Pendaftaran

Tanggal 12 hingga 14 Oktober (PPK).

Tanggal 26 Hingga 28 Oktober 2017 (PPS)

 

3. Penelitian Administrasi

 Tanggal 12 hingga 14 Oktober (PPK)

Tanggal 26 Hingga 28 Oktober 2017 (PPS)

 

4. Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi

Tanggal 15 hingga 16 Oktober (PPK)

Tanggal 1-2 Nopember 2017 (PPS)

 

5. Tes Tertulis

Tanggal 17 Oktober (PPK)

Tanggal 1  Nopember (PPS)

 

6. Pengumumamn Tes Tertulis

18-19 Oktober (PPK).

5  Nopember (PPS)

 

7. Tes Wanancara

23-25 Oktober (PPK).

5 hingga 9 Nopember (PPS)

 

8. Pengumumamn Tes Wanancara

26-28 Oktober (PPK)

11 Nopember (PPS).

PESONA LOMBOK TIMUR

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Jl MT Haryono 07 Selong, Tlp 0376 21600-21900

Fax 0376 23036, email: sek.kpukotim@gmail.com