Media Sosial

H A R I

Menuju PEMILU

2019

AGENDA KPU

10 Agustus 2018

Menerima Kunjungan KPU Jeneponto

PENGUMUMAN

Selengkapnya

RPP "SEGARE ANAQ"

  • Poster
  • Infografis
  • e-Dokumen
  • Perpustakaan
  • Miniatur 3 Dimensi
  • Audio Visual

PUSAT DATA / INFORMASI

- Jaringan Dokumentasi & Informasi Hukum

- Informasi Penyelenggara Pemilu

- Informasi Logistik Pemilu

- Penghitungan Suara

- Penggantian Antar Waktu

- Sisitem Informasi Pemilih

- Sistem Partai Politik

Laporan Verifikasi Faktual Parpol Peserta Pemilu 2019. Bagian 1: Kecamatan Sambalia

Humas

SELONG, kpu-lomboktimurkab.go.id. Tepat pukul 10.00, tanggal 23 Desember 2017, tim 4 yang beranggotakan 5 orang staf KPU Lombok Timur masing-masing Rony Ardi Irmawan, Ihwan Rahmadi, Hary Supriadi, Zumratul, Sahruni Erlin Febriani dan dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Teknis, Zinnurain, siap berangkat menuju wilayah utara Lombok Timur, yakni Kecamatan Sambelia.  Tim 4 juga didampingi oleh Panwascam dan salah seorang anggota PPK Kecamatan Sambelia.  Semua tim verifikasi sendiri sebelumnya telah diberikan pembekalan (briefing) terlebih dahulu oleh Ketua KPU Lombok Timur, Muh Shaleh. 

Dalam perencanaan, sasaran yang akan dituju sebanyak 7 desa yakni Desa Sambalia, Belanting, Sugian, Darakunci, Senang Galih, Labuhan Pandan dan Padak Guar.  Tujuan pertama adalah Dusun Padak Guar untuk menemui salah seorang warga anggota Perindo.  Karena waktu sholat Zuhur sudah masuk, tim memutuskan untuk sholat terlebih dahulu di Masjid setempat.  Kebetulan rumah orang yang akan ditemui tim berada di sebelah masjid, tim langsung ke rumahnya meskipun hujan mulai turun.  Di tempat ini tim tidak menemukan kendala berarti dan warga yang diverifikasi dinyatakan memenuhi syarat.

Sasaran berikutnya adalah Dusun Senang Galih Barat Desa Senang Galih untuk menemui M Yusuf.  Dari Padak Guar perjalanan menuju Dusun ini memerlukan waktu sekitar 30 menit.  Rumah yang akan dituju sebenarnya masih berada di lingkungan jalan raya, akan tetapi karena harus melewati gang sempit yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, tim akhirnya berjalan kaki sekitar 100 meter. 

Orang yang ditemui ternyata belum memilki KTA (Kartu Tanda Anggota), padahal istrinya sendiri sudah memegang KTA.  Ketika ditanya kenapa belum memiliki KTA, M Yusuf beralasan masih dalam proses pencetakan.  Tim memutuskan statusnya memenuhi syarat.

Rencana selanjutnya adalah menemui Misriah, warga Dusun Sandongan Barat Desa Darakunci.  Tidak sulit menemukan rumah Misriah karena secara kebetulan rumahnya bersebelahan dengan rumah salah seorang pengurus partai yang diverifikasi. 

Berikutnya adalah menuju rumah Laila Harmini, Dusun Bon Jeruk Desa Belanting.  Dari Darakunci perjalanan menuju Bon Jeruk sekitar 1 jam lebih karena jalan menuju ke tempat itu jalan tanah penuh bebatuan.   Tiba di Dusun Bon Jeruk dan bertanya tentang keberadaan Laila Harmini tim sepertinya menemui jalan buntu.  Tidak ada satupun yang mengenal Laila Harmini.  Setelah melalui beberapa pertanyaan, akhirnya tim menemui titik terang.  Ternyata tidak ada warga yang mengenal nama panjangnya karena ia lebih dikenal dengan nama Ibu Icha (masyarakat Lombok biasa dipanggil berdasarkan nama anak tertuanya).

Rumah Ibu Icha ini agak berjauhan dengan rumah warga lainnya.  Hanya ada dua rumah yang ada di tempat itu.  Tim tidak berhasil menemuinya.  Menurut tetangganya, Ibu Icha sedang pulang kampung ke Teros.  Tim kemudian memutuskan untuk menunggu partai menghadirkannya.

Perjalanan dilanjutkan ke Sugian.  Setiba di depan Kantor Desa Dadap, kendaraan yang dipakai tim tidak bisa bergerak karena kondisi jalan yang berlumpur membuat roda kendaraan slip.  Semua anggota tim terpaksa harus turun karena kendaraan harus didorong.  Dibantu beberapa orang warga, akhirnya kendaraan bisa bergerak kembali.  Di Sugian, kami tidak berhasil menemui warga yang akan diverifikasi.  Menurut penjelasan istrinya, dia sedang turun melaut dan meminta tim untuk mencari orang lain.  (istrinya beranggapan bahwa suaminya tidak pantas menjadi anggota parpol sehingga meminta tim mencari orang lain saja).

Sekitar pukul 18.00, daftar nama di tim verifikasi masih tersisa satu orang yang belum diverifikasi, yakni salah seorang perangkat desa yang berdomisili di Dusun Veteran.  Orang yang bersangkutan berhasil ditemui, akan tetapi dia menolak karena merasa tidak pernah diberitahu sebelumnya kalau dirinya didaftarkan salah satu partai sebagai anggota.  Setelah menandatangani surat pernyataan bukan sebagai anggota partai, tim berkesimpulan bahwa dia masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS).

Ikuti perjalanan proses verifikasi faktual keanggotaan parpol berikutnya. (Humas)

KPU Lombok Timur

Alamat: Jl MT Haryono No7 Selong, 83612

Telp: (0376)

Fax: (0376)

@2018 KPU Lotim. Hak cipta dilindungi undang-undang