• Hasil Pemilu

  • Agenda KPU

    • 6 September 2017, Sosialisasi Pemilih Pemula
    • 7 September 2017, FGD Periode II
    • 9 September 2017,
  • Publikasi

    INFOGRAFIS

    POSTER

    BULLETIN

JDIH

JARINGAN DOKUMENTASI & INFORMASI HUKUM

INFORMASI PENYELENGGARA PEMILU

INFORMASI LOGISTIK PEMILU

PENGHITUNGAN SUARA

PENGGANTIAN ANTAR WAKTU

SISTEM INFORMASI PEMILIH

SIPOL

RPP LOMBOK TIMUR

Submitting Form...

The server encountered an error.

komentar@kpu-lomboktimurkab.go.id

Sisi Lain Yan Marly, Kadivsos KPU NTB, Dibalik Keberhasilan Sosialisasi KPU NTB

Berita | 28 Desember 2017 | Humas


Ada yang menarik dari kegiatan rapat koordinasi dan bimbingan teknis sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 di Grand Legi Mataram, 25-27 Desember 2017.  Ya, tentu saja kehadiran Kepala Divisi Sosialisasi KPU NTB Yan Marly.  Kehadirannya sebagai nara sumber mampu membuat suasana segar di kalangan semua peserta.  Celetukan-celetukan segarnya disela-sela keseriusan menyampaikan materi, justru menghadirkan kelucuan yang menyegarkan dan membuat ketegangan peserta saat menerima materi berkelas berat, terasa lebih ringan. 

Lihat saja “ulahnya” yang membuat wajah peserta perempuan merah padam.  Pada hari kedua, Selasa 26 Januari, saat moderator baru saja menyerahkan mic (pengeras suara) tiba-tiba saja Ia meminta semua peserta berdiri saling membelakangi dengan kedua tangan berada di bahu orang di depannya.  Betul, persis seperti gaya anak-anak yang sedang  bermain kereta api.  Tidak sampai di situ saja, semua harus membuat gerakan memijit di bahu kawannya sambil menggoyangkan pinggul.  Kontan aksi ini membuat suasana menjadi gaduh, terutama di kalangan peserta ibu-ibu yang tentu saja jengah dengan gaya seperti itu.  Usut punya usut, ternyata “aksi” itu dilakukan manakala peserta seperti kurang memperhatikan penyampaian materi (wajar saja pak Kadiv, kan peserta masih kekenyangan karena baru sarapan). 

Itulah Yan Marly, sosok komisioner yang selalu tampil trendi dan elegan dengan senyum hampir tidak pernah hilang dari wajahnya.  Sangat tepat kalau Ia kemudian menduduki jabatan yang identik dengan pertemuan-pertemuan, ceramah, wawancara, pidato dan segudang aktivitas lainnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat banyak.  Maklum, kerja-kerja sosialisasi itu memang memasyarakatkan semua informasi penting terkait dengan Pemilu. 

Setali tiga uang dengan bagian Humas KPU Kabupaten/Kota se-NTB.  Aktivitas yang serupa membuat semua bagian humas sering bertemu dengan Yan Marly.  Itulah yang membuat kesan tentang sosok beliau makin melekat bagi jajaran humas KPU Lombok Timur.

Pertengahan Desember ini, secara kebetulan KPU Lombok Timur didaulat menjadi tuan rumah sosialisasi KPU RI untuk masyarakat adat.  KPU RI memilih Sembalun untuk dijadikan sasaran sosialisasi.  Maka sebagai tuan rumah, KPU Lombok Timur tentu saja hendak “tampil” maksimal di hadapan KPU NTB dan KPU RI. 

Sehari sebelum kedatangan rombongan dari Jakarta, tim Humas Lombok Timur dan Kasubag Umum Hadi Firmansyah melakukan pertemuan tidak terencana dan tidak resmi dengan Yan Marly.  Pada pertemuan itu, disimpulkan bahwa sebagai oleh-oleh untuk tim Jakarta, KPU NTB dan KPU Lombok Timur akan memproduksi sebuah dokumentasi khusus dalam format audio visual mengenai kegiatan sosialisasi dan blusukan di Sembalun tanpa sepengetahuan Tim Jakarta sekaligus sebagai “surprise”.  Hmm, bisa dibayangkan bagaimana “sulitnya” pekerjaan itu.  Hari Jumaat sore kegiatan sosialisasi, lalu hari Sabtu pagi harus selesai.  Tapi tentu saja, pepatah dimana ada kemauan disitu ada jalan ditambah senyum ramah pak Kadivsos, dijadikan landasan utama penyemangat untuk menuntaskan tantangan ini. 

Alhasil, judul, naskah, cover, piringan DVD kosong harus disiapkan sebelum kedatangan rombongan.  Dan tentu saja, perangkat komputer editing plus printer harus diboyong ke penginapan, lengkap dengan pengisi suara narasi (narator).

Singkat cerita, tibalah hari “H”.  Sekitar pukul 11 siang, tim liputan telah siap menanti rombongan KPU RI yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Sosialisasi, Wahyu Setiawan dan ditemani Yan Marly.  Tidak tanggung-tanggung, proses menunggu dilakukan di hutan sebelum memasuki Pusuk, tentu saja untuk memperoleh momen beratnya perjalanan menuju Sembalun ditambah kondisi jalan yang sedang diperbaiki karena longsor yang tidak boleh luput dari liputan.  Dan Alhamdulillah, momen itu didapatkan sepanjang perjalanan, sehingga gambar yang diperoleh mampu mewakili bagaimana Desa Sembalun secara umum.

Kegiatan selanjutnya adalah blusukan ke rumah-rumah warga untuk berdialog singkat dan mencoba meresapi bagaimana demokrasi bergerak di tengah-tengah masyarakat adat Sembalun lalu menarik sebuah kesimpulan positif untuk disampaikan di daerah-daerah lain.

Disinilah peran seorang Kepala Divisi Sosialisasi KPU NTB, Yan Marly terlihat.  Pasti akan sangat sulit merencanakan dan mewujudkan sebuah liputan bersifat “surprise” tanpa harus melibatkan pemeran utama, dalam hal ini Wahyu Setiawan dari KPU RI dan melupakan hierarkis birokratis antara Kabupaten, Provinsi dan Pusat.  Kalimat-kalimat perintah khas seorang pembuat video dokumenter pasti tidak terhindarkan.  Akan tetapi, Yan Marly tidak pernah menyampaikan keberatannya saat “diperintah” oleh anak buahnya (dan tim peliput KPU Lombok Timur belum sempat meminta maaf atas kekurangajarannya yang “disengaja” itu).  Dia justru seolah-olah mengatakan (terbaca dari sikapnya), “perintahkan kami apa saja, yang penting sosialisasi kita berhasil dan negeri kita tercinta ini mampu menjalankan demokrasi sebaik-baiknya untuk kesejahteraan bersama”.

Sikap itulah barangkali yang membuat tim liputan makin bersemangat dan menyelesaikan tugas dokumentasinya dengan judul “Kibar Merah Putih di 1.300 meter DPL” tepat pada waktunya.

Kembali ke rapat koordinasi di Grand Legi Mataram.  Ternyata Pak Yan Marly ini salah seorang penggemar klub sepakbola Spanyol, Real Madrid.  Yang secara kebetulan, beberapa malam sebelum acara dilaksanakan, Real Madrid dikalahkan oleh musuh bebuyutannya Barcelona FC dengan skor telak 0-3.  Hasil ini membuat kesebelasan kesayangannya terlempar ke posisi empat dan terancam kehilangan gelar.  Lalu Yan Marly, dihadapan peserta Bimtek mengatakan, “ah, Real Madrid kalah itu kan kebetulan saja.”

Hehehe. Oke lah pak, akan tetapi, kami dari Kabupaten Lombok Timur berharap, bahwa keberhasilan sosialisasi yang diikuti oleh keberhasilan sebagai penyelenggara pemilihan umum bukanlah sebuah kebetulan semata, akan tetapi memang hasil dari perencanaan yang matang lalu diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan yang baik tanpa kenal lelah, tanpa kenal waktu demi kemajuan NTB dan Republik tercinta.  Tetap dengan tampilan apa adanya pak Kadivsos, kami yakin, sikap itu akan membuat banyak pekerjaan-pekerjaan sulit di depan terasa lebih mudah. (HUMAS)

( Humas )

BACA YANG LAIN

ARTIKEL

PENGUMUMAN REKRUTMEN

ANGGOTA PPK & PPK KPU

1. Pengumuman Pendaftaran

Tanggal 8 hingga 12 Oktober 2017 (PPK).

Tanggal 19 hingga 25 Oktober 2017 (PPS)

 

2. Penerimaan Pendaftaran

Tanggal 12 hingga 14 Oktober (PPK).

Tanggal 26 Hingga 28 Oktober 2017 (PPS)

 

3. Penelitian Administrasi

 Tanggal 12 hingga 14 Oktober (PPK)

Tanggal 26 Hingga 28 Oktober 2017 (PPS)

 

4. Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi

Tanggal 15 hingga 16 Oktober (PPK)

Tanggal 1-2 Nopember 2017 (PPS)

 

5. Tes Tertulis

Tanggal 17 Oktober (PPK)

Tanggal 1  Nopember (PPS)

 

6. Pengumumamn Tes Tertulis

18-19 Oktober (PPK).

5  Nopember (PPS)

 

7. Tes Wanancara

23-25 Oktober (PPK).

5 hingga 9 Nopember (PPS)

 

8. Pengumumamn Tes Wanancara

26-28 Oktober (PPK)

11 Nopember (PPS).

PESONA LOMBOK TIMUR

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Jl MT Haryono 07 Selong, Tlp 0376 21600-21900

Fax 0376 23036, email: sek.kpukotim@gmail.com